0

Gejala dan Penyebab Rematik

Sumber: hellosehat.com

Rematik adalah penyakit yang mungkin sering kamu dengar. Orang tua atau keluargamu yang lainnya mungkin salah satu penderita penyakit jenis ini. Tahukah kamu apa itu penyakit rematik? Apa penyebab rematik dan gejalanya? Menurut hellosehat.com rematik adalah sejenis penyakit autoimun yang membuat sendi-sendi kaku dan meradang. Peradangan disebabkan oleh kekebalan tubuh yang terganggu dan malah menyerang jaringan sendi tubuh sehati hingga membuatnya menjadi rusak. Dilansir dari alodokter.com rematik adalah penyakit yang menimbulkan rasa sakit akibat otot atau persendian dan  ini terjadi karena otot atau persendian mengalami peradangan dan pembengkakan. Menurut hellosehat.com rematik atau dalam bahasa medis disebut dengan rheumatoid arthritis adalah penyakit yang menyebabkan radang, dan kemudian mengakibatkan rasa nyeri, kaku dan bengkak pada sendi. Penyakit ini juga disebabkan oleh gangguan autoimun. Gangguan autoimun adalah penyakit yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh atau sistem imun menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. Penyakit ini berkembang ketika sistem kekebalan tubuh salah dalam menilai sel sehat yang ada dalam tubuh dan malah menganggap sebagai zat asing. Hingga tubuh akhirnya memproduksi antibodi untuk menyerang dan merusak sel sehat dalam tubuh. Rematik dapat mempengaruhi kemampuan penderitanya dalam melakukan aktivitas harian karena biasanya dapat menyerang pinggul, lutut yang dapat membuat sulit berjalan, berdiri dan sikap bungkuk. 

Apa penyebab rematik ini? Menurut halodoc.com penyebab rematik adalah adanya kesalahan pada sistem imun penderitanya. Imun ini menyerang sinovium atau membran yang melapisi sendi-sendi dalam tubuh. Akibatnya, sinovium menjadi meradang dan menyebabkan kerusakan pada tulang rawan dan tulang di sekitar sendi. Seiring berjalannya waktu, sendi akan mengalami perubahan posisi dari yang seharusnya. Meski gangguan autoimun dipercaya sebagai penyebab utama rematik, namun sampai saat ini peneliti belum mengetahui faktor apa saja yang dapat memicu gangguan tersebut. Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena rheumatoid arthritis seperti jenis kelamin karena penyakit ini lebih banyak diderita oleh wanita, usia empat puluh sampai enam puluh tahun, dan riwayat keluarkan yang memiliki penyakit yang sama.

Lalu apa saja gejalanya? Gejala yang dirasakan oleh penderitanya memiliki tanda berupa bengkak dan radang pada sendi, terdapat kekauan pada sendi yang memburuk pada pagi hari dan setelah lama diistirahatkan. Pengidap juga memiliki kondisi tubuh yang tidak prima, sering merasa lemas, lesu dan lelah, mengalami penurunan berat badan dan sering mengalami demam yang tidak padat dijelaskan penyebabnya. Gejala lainnya adalah mata gatal atau terasa perih, sering tidak bertenaga, nafsu makan menurun, demam dan lesu. 

Obat yang dapat digunakan untuk mengobati rematik seperti NSAID, naproxen dan ibuprofen dapat digunakan untuk mengurangi nyeri dan bengkak jika rematik kambuh. Obat-obatan ini berfungsi dalam memperlambatkan perkembangan rematik dan menyelamatkan sendi dan jaringan lain dari kerusakan permanen. Terapi juga dapat dilakukan untuk mengurangi gejala rematik. Beberapa terapi mungkin disarankan dokter seperti berendam dengan air panas, menggunakan lampu pemanas, terapi whirlpool dan kompresan panas. Jika gejala dan penyakit yang diderita cukup parah, kamu juga akan disarankan untuk menjalani operasi pembedahan. 

Itulah yang dapat kamu ketahui tentang gejala dan penyebab rematik. Kamu dapat berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang tepat. Kamu juga dapat melakukan pengobatan dengan bahan-bahan alami seperti kunyit, jahe, teh hijau dan lainnya. Untuk mengonsumsi bahan alami, kamu juga perlu berkonsultasi dengan dokter, karena beberapa dari bahan alami dapat memberikan efek samping jika dibarengi dengan meminum obat lainnya. 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>